Hakikat Cinta & Pernikahan Ala Socrates

21 Sept 2011

Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, Socrates, “Apakah hakikat cinta? Bagaimana saya menemukannya?

Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” .

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut.

Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

Keesokan paginya, bertanya pulalah Plato kepada Socrates…”Guru sekarang aku sudah memahami hakikat cinta, tetapi apakah perbedaannya dengan hakikat perkawinan?, Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu pernikahan”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa sebuah pohon.

Gurunya bertanya, “Apakah ini adalah pohon yang terbaik yang kau temui di hutan?”

Plato pun menjawab, “Pohon inilah yang saya pilih dengan sejumlah alasan, meskipun bukanlah pohon yang terbaik yang saya lihat di dalam hutan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata saya kembali dengan tangan kosong. Kali ini saya tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Saya berjalan dan melihat sebuah pohon yang saya rasa sangat baik. Karenanya segera saya tebang dan saya tidak lagi melihat-lihat pohon lain. Saya yakin bahwa pilihan saya tepat dan segera membawanya ke sini.”

Sambil mengusap janggutnya sembari tersenyum, Socrates menjelaskan pada Plato:” Itulah “Hakikat Perkawinan”, di mana engkau berani memutuskan memilih yang baik menurut pandanganmu dan walaupun engkau tahu bahwa itu bukanlah yang terbaik, di sinilah engkau menentukan sikap dalam memilih, di mana perkawinan adalah pengambilan keputusan yang berani, penyatuan dua hati, penyatuan dua karakter yang berbeda di mana dua insan ini harus dan berani berbagi serta menyatukan dua pandangan menjadi satu dalam menerima kekurangan dan kelebihan pasangannya.

Advertisements

A Conversation

Standchart, 18 August 2011

A Conversation

Bismillahirrahmanirrahim

Pada tanggal 16 august kemarin kantorku mengadakan buka bersama di Hotel Mulia. Setelah selesai, saya (bersama teman) mengantri taksi di lobby hotel. Di belakangku ada seorang perempuan (bersama temannya) yang tampak ingin menunggu taksi juga, lalu kutanya, “are you waiting for taxi?, you can stand here, this is the waiting line”. Oya, dia berwajah kearab-araban, makanya saya ajak dia bhs inggris, dan ternyata dia faham beberapa kosa kata indonesia namun lebih lancar berbicara dalam bahasa inggris. Lalu kami pun ngobrol, rupanya dia berasal dari Arab Saudi dan sedang kuliah Master di Australia. Dia hendak pulang ke Saudi dan pesawatnya transit di Indonesia dan Singapore. Well, we talked much, about 10 minutes before my taxi come. It was a nice conversation. And I think that it is interesting and great that a woman from Saudi is eager to travel that far, from Saudi to Australia, to study.

Then I remember my own willingness to go to Europe. I wanna see UK, I wanna see London. I love hear them speak, I like their accents, terdengar lebih sopan, lebih bertatakrama, lebih terstruktur, and mainly because it sounds very posh and sophisticated. Sometimes I’ll go there InsyaAllah. But firstly, saya mau berkunjung ke negara teman baruku diatas, Saudi, it’s in my first priority now. As my mother told me to prioritize umroh then travel to Europe. We’ll see, insyaAllah, semoga semua dimudahkan, dilancarkan, dan diberkahiNya.

Wassalam.

Great.. What a Technology Can Do..

Menara Standchart, 01 04 2011

Great.. What a Technology Can Do..

Baru-baru ini pemerintah Iran memperketat pengamanan media online di negaranya dengan melakukan pengawasan terhadap lalu lintas komunikasi di internet.

Pemerintah Iran memblokir Tor, sebuah perangkat lunak yang memungkinkan pengguna menyembunyikan IP address mereka.

Tor ini diblokir dengan menggunakan teknologi canggih bernama DPI (Deep Packet Inspection), perangkat jaringan tercanggih yang menggunakan microchip sangat cepat untuk membaca dan mengklasifikasi lalu lintas internet yang berjalan. Pihak berwenang Iran menggunakan DPI untuk mendeteksi parameter spesifik lalu mengenkripsi koneksi.

Dengan teknologi tersebut, pemerintah Iran dapat mengidentifikasi para pembangkang yang menggunakan Tor. Mereka juga dapat mengenkripsi data-data di internet sehingga semua informasi dapat diketahui.

Hmm.. hebat ya. Teknologinya hebat. Hebat juga negaranya. Tapi yang lebih hebat lagi adalah kemampuan pemerintah Iran dalam memahami akar permasalahan dan menemukan solusinya serta berani mengaplikasikannya di hadapan sebuah negara adidaya.

Bagaimana dengan Indonesia?? Entahlah…

Wassalam.

Hadits tentang Nilai Dunia

Menara Standchart, 14 Maret 2011

Hadits tentang Nilai Dunia

Mari sejenak merenung dari hadits dibawah ini sobat,

Rasulullah saw bersabda, “Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia.” (HR Muslim).

Itulah gambaran nilai duniawi yang diberikan Rasul. Hendaklah kita meletakkan dunia itu di tangan kita bukan di hati kita. Berlakulah seakan-akan musafir yang sedang mampir rehat di dunia ini hanya untuk sesaat. Lalu kita akan pergi melanjutkan perjalanan, menuju akhirat yang dituju. Ihdinasshiratal mustaqim yaa rabb.

Sekian. Wassalamu’alaykum.

Arak-arakan Awan

Menara Standchart, 8 Maret 2011

Arak-arakan Awan

Bismillah

Pagi ini cerah sekali.. :). Dari jendela kantorku aku bisa melihat arak-arakan awan… Posisi mereka rendah sehingga pergerakannya tampak nyata dan lebih cepat dengan background langit yang biru… Indah sekali ^^. Mereka berjalan beriring-iringan. Sepertinya mereka adalah jenis awan cumulus nimbus. They seem to say hello to me ^^.. hehe ge-er banget yak disapa awan… Eh tapi beneran lho, semua makhluk kan bertasbih memuji Allah, sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut ini:

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (Al-Isra’ : 44).

Subhanallah ya :).

Wassalam.

The Way of Love

Menara Standard Chartered, 22 Februari 2011

The Way of Love

Bismillah
—–
Akhir-akhir ini aku lagi seneng banget ma lagu ini, The Way of Love-nya Hadad Alwi. Simak yuuk :)

—–

The Prophet’s Path, the Way of Love
Only by this Love you’ll rise above
Like a dove that’s been set free
Love with longing is the key
This love with longing is the key

Honey, nectar, sweetness and cream
Orchids blooming by a mountain stream
Starlit skies and waves on the sand
Next to love they can’t stand
Next to this love they cannot stand

Yaa Robii yaa sarii’ar ridho irham man ro-su maalihir-rojaa
Wa thina maa qod sa-alnaa bi liqoo-i khoiril anaami,
Yaa khoiral a’anaami

The Prophet’s Path, the Way of Love
Only by this Love you’ll rise above
Like a dove that’s been set free
Love with longing is the key
This love with longing is the key

Yaa man-ismuhu dawa wa dzikruhu syifaa-un lana
Robbiy faj’al mujtama’na ghoyatuhu husnul khitami
Bihusnul khitami

How can I find a way to express
Something that cannot be thought or guessed
Something more than just words
This love is neither seen nor heard
This love is neither seen nor heard

Love is the rope Given by Allah
It will save you from over flaw
Grasp it then He will draw you near

Nice song isn’t it? :) …. Apalagi paragraph kedua dari terakhir, “How can I find the way to express something that cannot be thought or guessed?? Something more than just words. This love is neither seen nor heard”…. Woow, that is so true.
—–
Cinta kepada Allah maupun cinta kepada manusia karena Allah adalah suatu bentuk perasaan yang sulit dilukiskan. Ia adalah cinta yang suci. Bukanlah seperti cinta orang yang sedang pacaran yang lebih banyak nafsunya yang membara di awal namun perlahan berubah menjadi gersang. Cinta kepadaNya tidaklah seperti itu. Melainkan sangatlah indah dan abadi.
Wajarlah jika Sayyid Quthub berdoa, “Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu. Agar bertambah kecintaanku padaMu”. Semoga doa tersebut dikabulkan untuk beliau, dan juga untukku ^.^ hehe…..
——
Ok sekian dulu dariku… Wassalam :)

Dinas ke Makassar

Menara Standard Chartered, 21 February 2011

Dinas ke Makassar

Bismillah

Pekan lalu, tepatnya tgl 16-18 February 2011, saya menghadiri Workshop ISO 9001:2008 yg diadakan oleh tempatku bekerja, ptm. Workshop ini dihadiri oleh tim ISO untuk region kami, termasuk aku. Yang menarik adalah, workshopnya diadakan di Makassar (horayy)… pulang kampung dech ^^, uda gitu ada nikahan keluarga lagi pas tgl 20-nya (my uncle’s wedding)… wah kebetulan yg menyenangkan, sering2 aj :p

Saya ke mks tgl 15 Feb pagi and balik jkt lg tgl 20 malam. Walaupun aku dapet fasilitas hotel selama workshop, tp aku milih nginep di rumah (ya iyalah ya :D). Spend the time with family ^^. So pagi dan sore aku dianter-jemput kakak bolak-balik rumah-hotel. Di rumah orang2 lg pada sibuk nyiapin hari H acara nikahnya my uncle. Aku ikut bantu2 nyebarin undangan ma sepupuku. And ikut bantu2 beli bahan kue, buah, and bolu gulung. Senangnyaa bisa ikut bantu2 :)). Udah gitu, pas mw beli bolu gulung kami mampir dlu creambath di salon… dasar wanita ;p

Tgl 16 pagi mpe sore ikut workshop. Di akhir acara, aku minta ke panitia untuk ngumumin kalo aku ngundang mereka makan malam di rumahku besok. Setelah pengumuman itu, kami break sejam trus janjian di koridor hotel utk bareng jalan-jalan ke TransStudio; maen, makan, n menyaksikan show dari tim TransTv. Ternyata tim mereka kompak banget and saling care. Padahal perusahaan TransTv baru berusia krg dari 20th. Sedang TransStudio Makassar sendiri baru berusia 2-3 th. Amazing. Aku sempat ngobrol ma manajer & FM, mereka jg mendapatkan kesan yg sangat positif dari tim TransTv ini. Well, we learn much from their team.

Tanggal 17 pagi mpe sore ikut workshop lagi. Sore menjelang maghrib kami rame2 ke rumahku, ada sekitar 30an orang, kami menggunakan 6 mobil. 1 is my sister’s and the rests are rental car. Di rumah, aku udah koordinasi ma my family bahwa aku ngundang temen2 kantor utk dinner. Di rumah ada my parents, my brother and my sister. Kami menjamu tamu kami dengan makanan pembuka berupa pisang goreng dan sukun goreng plus sambelnya. Lalu makanan inti berupa pallu basa dan ikan bakar beserta 3 macam sambel. Dan terakhir makanan penutup berupa Es agar lemon. Beberapa temen ada yang nambah. Wah alhamdulillah kalo begitu. Bayarnya gampanglah belakangan, hehe….

Kegiatan workshop yang seharusnya 3 hari ternyata bisa selesai dalam 2 hari. Maka hari ke-3 yaitu tgl 18 aku udah free!! ^^. Sedangkan temen2 yang lain mengadakan Pertandingan persahabatan antar field (futsal). Aku sendiri ijin gak dateng and tinggal dirumah bantuin mommy mempersiapkan wedding party. Hari itu aku nerima email dari salah satu FM, beliau say thanks about jamuan makan malam yg kemarin, semuanya mantap kata beliau, hehe… syukurlah kalau begitu :)).

Rangkaian acara pernikahan di hari-H, tgl 20, alhamdulillah berlangsung lancar. Ada sekitar 15 mobil yang mengantar. Ijab qabul nya diulang sekali dan berlangsung syahdu. Ijab qabul?? hmm… ini saat2 yg mendebarkan.. Termasuk salah satu mitsaqan galiza. Mitsaqan galiza sendiri berarti perjanjian yang kokoh dan hanya disebutkan 3x didalam al-quran. It is special.

Sore tgl 20, saya bersiap-siap dan pamit menuju bandara. Kembali ke jkt, my work place. It is very hard for me to live my home. I wish I could stop working and just stay there. Aku nangis waktu pamitan and masih nangis beberapa saat di dalam mobil. My sisters, my mom, and my uncle yg nganterin ke bandara. Tiba jkt malem sekitar jam 8.30. And now… here I am, back in jkt.

~Home Sweet Home~ hiks…..