Marhaban yaa Ramadhan 1431 H: Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Jakarta Selatan, 1 Ramadhan 1431 H / 11 Agustus 2010

Marhaban yaa Ramadhan 1431 H: Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Bismillahirrahmanirrahim

Hamdalah wa syukrillah, Allah telah memberikan kepada kita kesempatan dan kesehatan untuk dapat berjumpa kembali dengan bulan yang mulia, bulan Ramadhan. Bulan suci ramadhan kali ini jatuh pada tanggal 11 Agustus 2010 masehi. Sekitar seminggu sebelumnya daerah kostan saya di karet telah mulai dipasangi spanduk-spanduk sambutan terhadap bulan suci ini sehingga menambah ghirah dan syi’ar kaum muslimin dan muslimat di lingkungan kostan saya.

Berpuasa di bulan suci ramadhan merupakan suatu kewajiban bagi semua muslim yang telah baligh. Selain berpuasa, aktivitas-aktivitas ibadah lainnya juga menjadi istimewa dikarenakan perolehan pahala yang lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya. Itulah mengapa Rasulullah Muhammad saw. pun meningkatkan ibadahnya di bulan yang penuh rahmat ini. Seluruh aktivitas ibadah tersebut bertujuan untuk mencapai prestasi tertinggi, yaitu mencapai derajat taqwa. Sebagaimana firman Allah didalam surah Al-Baqarah ayat 183:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu BERTAQWA”

Agar mencapai derajat taqwa, maka kita perlu mengetahui apa saja keutamaan-keutamaan dibulan suci ini sehingga kita dapat merencanakan dan membuat target harian ibadah-ibadah kita.

Pertama-tama yang kita perlukan adalah menancapkan niat ke dalam hati bahwa kita berniat berpuasa dan beribadah di bulan suci ini hanya semata-mata karena Allah swt. Kedua, mencari ilmu tentang keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan yang dapat kita peroleh dari berbagai media seperti artikel di internet/blog, kajian-kajian di televisi, bulletin di kampus, atau buku mini panduan ramadhan yang diberikan gratis oleh kantor tempat kita bekerja (seperti di kantorku sekarang).

Keutamaan-keutamaan bulan suci ramadhan diantaranya dapat kita ketahui melalui firman Allah di dalam al-Quran maupun sabda Rasul sebagai berikut:

1. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan syaitan dibelenggu

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Apabila datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu” HR. Bukhari-Muslim.

Rasul juga bersabda: “Bila datang malam pertama Ramadhan, maka setan-setan dan jin-jin dipenjara, pintu-pintu neraka ditutup sehingga tidak satupun yang terbuka, pintu-pintu surga dibuka sehingga tidak satupun yang tertutup, dan para malaikat memanggil, ‘wahai para pemburu kebaikan sambutlah (kedatangan bulan Ramadhan) dan wahai para pendurhaka, kurangilah berbuat maksiat. Allah swt membebaskan orang-orag yang beriman dari pedihnya siksa neraka dan hal itu berlangsung setiap malam“. HR. Tirmidzi.

Jika setan-setan dibelenggu, maka tidak ada yang akan menggoda kita untuk berbuat maksiat. Sehingga peluang berbuat kebaikan akan lebih tinggi :).

2. Diampuni dosanya yang telah lalu

Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala (dari Allah swt) maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu“.

Wah, hebat yaa… aku sendiri memiliki begitu banyak dosa, baik dalam hal mendzolimi diri sendiri apalagi mendzolimi orang lain. Heheh… afwan yaa bagi yang pernah terdzolimi oleh saya..

3. Lailatul qadr

Di bulan suci Ramadhan inilah terdapat satu malam yang lebih baik dari malam seribu bulan, malam ini disebut dengan malam lailatul qadr. Allah berfirman:

Sesungguhnya kami telah menurunkannya (alQuran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? malam kemuliaan itu lebih baik dari malam seribu bulan. Pada malam itu para malaikat dan malaikat jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar“. Al-Qadr: 1-5.

Adapun rasul mengenai lailatul qadr ini bersabda: “Siapa saja yang bangun pada lailatul qadr dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah swt, dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni. Dan siapa saja yang melakukan puasa dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah swt dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni“. HR. Bukhori.

Nah pembaca yang budiman, itulah uraian singkat yang disertai dengan dalil mengenai keutamaan-keutamaan bulan suci Ramadhan. Semoga keutamaan-keutamaan tersebut dapat memicu kita untuk bersemangat menyambut bulan penuh berkah ini. Amiiin.

Pada kesempatan berikutnya, insyaAllah saya akan membahas tentang hal-hal yang dianjurkan didalam bulan suci Ramadhan ini. See you!! ^ ^

– – –

Aquulu li qauli hadzaa.. nuun, wal qalami qa maa yashthuruun. Wassalamu ‘alaykum warahmatullah wabarakatuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s