Walking Walking

Jakarta Selatan, 18 Agustus 2010

Walking Walking

Hmm… siang-siang gini enaknya mengkhayal.. mimpi… mau jalan-jalan ke mana ya? hmm….

aku mau ke amrik.. negara2 eropah.. kek jerman.. andalusia/spanyol.. norway.. trus pengen ke arab saudi.. mekkah.. dubai.. turki… trus pengen ke india….

hmm…. kpn yah?? skrg mah walking walking nya di pikiran ajah dulu yaa…. hmm.. kekny asik tuh.. kenalan ma language org.. budaya org.. karakter org… mindset org.. kebiasaan org.. cara menyikapi org…. makanan khas (yg halal aj tp) negara org….. baju org (mulai deh, shopping ini mah)… tempat2 wisata org… universitas org… dll gitu ….. ^^

hmm.. ngurutinny gmn y… oo gini aj.. pertama-tama ke eropa dlu.. trus ke amrik.. trus ke saudi.. trus ke india… trus balik lg indonesia :).. pengen deh ajak ortu, mommy daddy ku ke spanyol.. mereka kan sgt ingin melihat cordova… pusat ilmu pengetahuan islam dahulu kala yg pnh memiliki perpustakaan terbesar di dunia… heheh.. amiin….

hmmm.. Ya Allah Ya Rabb.. izinkanlah kami utk berziarah ke belahan bumi Mu tsb dg berkah dan hikmah.. amiiin ^^

sekian dlu …… wassalam :)

Advertisements

Meniti Takdir Terbaik (Summary Ceramah)

Menara Standard Chartered, 16 Agustus 2010

Meniti Takdir Terbaik (Summary Ceramah)

Bismillahirrahmanirrahim

Pada bulan Ramadhan, setiap siang dilaksanakan sholat dzuhur berjamaah dikantorku yang diikuti dengan ceramah selama kurang lebih 45 menit. Pada siang ini temanya adalah Meniti Takdir Terbaik yang dibawakan oleh ustadz dari Betawi bernama Ust. Zein Rofiq Fahruddin.

Beliau memulai ceramahnya dengan sebuah hadits yang kurang lebih begini maksudnya, ‘Barangsiapa yang dikehendaki baginya kebaikan, maka akan difahamkan baginya agama, dizuhudkan dunia dihadapannya, dan akan sering dia melakukan introspeksi diri’ (saya masih mencari teks aslinya, belum nemu). Ustadz tersebut mengatakan bahwa takdir itu ada 2, baik dan buruk, dan kedua-duanya dari Allah. Jika kita ingin mengetahui apakah takdir yang sedang kita jalani itu adalah baik, maka dengan mengacu ke hadits diatas, kita dapat mengenalinya. Berikut ulasannya masing-masing:

1. Bertambah faham tentang agama

Dalam hadits lain, Rasul bersabda: “Artinya : Barangsiapa yang Allah kehendaki padanya kebaikan, maka akan difahamkan dalam urusan agama. ” HR. Bukhari – Muslim.

Tetapi agama yang bagaimana? Di jaman Rasul, jika terjadi pertentangan maka Allah memberi tahu solusinya melalui Rasul. Namun di jaman sekarang, umat Islam terpecah-pecah. Bagaimana solusinya? menurut ustadz ini ikutilah kesepakatan jumhur ulama dan bukan mengikuti ormas/kelompok kita saja. Selain itu, lakukan lah sedikit evaluasi bercermin diri, apakah kelompok yang kita ikuti sedang membawa kita kepada kebenaran? sedang membawa kita kepada kebaikan? apakah kelompok kajian yang kita ikuti membuat akhlak kita semakin baik? semakin lembut? atau malah semakin eksklusif dan mudah menyalahkan orang lain (ehm …)? Karena perlu kita ingat kembali sabda rasul yaitu: “tidaklah aku diutus melainkan untuk menyempurnakan akhlak.” HR. Muslim.

2. Sifat zuhud

Definisi sifat zuhud menurut penjelasan ustadz Zein adalah: Menggunakan semua yang kita miliki untuk beribadah kepada Allah swt. Apakah itu diri kita, badan, telinga, mata, kaki, tangan, harta kita, dsb.

3. Introspeksi diri

Jika kita dikehendaki oleh Allah menuju takdir yang baik, maka salah satu tandanya adalah kita akan sering mengintrospeksi diri kita sendiri. Saya kira cukup jelas ya… hehe…

Saya kira itulah summary singkat dari ceramah di kantorku siang ini, semoga sharing ini bermanfaat bagi diri sendiri khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Hanya kepada Allah saya memohon ampunan dan kepada manusia yang pernah saya sakiti saya meminta maaf.

Nuun, wal qalami wa maa yasthuruun, wassalamu ‘alaykum warahmatullaahi wa barakaatuhu.

Hal-Hal yang Dianjurkan Bagi Orang yang Berpuasa

Jakarta Selatan, 2 Ramadhan 1431 H

Hal-Hal yang Dianjurkan Bagi Orang yang Berpuasa

Bismillahirrahmanirrahim.

Sesuai dengan janji saya kemarin, kini saya akan membahas tentang Hal-hal yang dianjurkan bagi orang yang berpuasa. Langsung aja yah, here they are:

1. Sahur

Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, telah bersabda Rasulullah saw: “Makan sahurlah, karena sesungguhnya didialam makan sahur itu terdapat keberkahan.” HR. Bukhori & Muslim.

2. Menyegerakan berbuka puasa

Rasulullah saw bersabda: “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” (Muttafaqun’alaih)

3. Menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat

Rasulullah saw bersabda: “Puasa itu bukan hanya menahan makan dan minum saja tetapi juga dari perbuatan yang tidak bermanfaat dan keji.” HR. An Nasai dan Ibnu Majah.

4. Tilawah dan Tadabbur Al Quran

Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr ra. sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Shaum (puasa) dan Al Quran akan memberikan syafa’at bagi seorang hamba pada hari kiamat nanti, puasa berkata: ‘Wahai Rabb ku, aku telah larang ia makan dan syahwat maka aku beri syafa’at padanya, dan berkata al-quran: ‘aku telah larang ia tidur di malam hari, maka aku beri syafaat padanya. maka ia berkata: ‘keduanya memberi syafaat (kepada yang melakukannya).” HR. Imam Ahmad

5. Qiyamul Lail (tarawih)

Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja yang qiyam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah swt maka ia diampuni dosa-dosa yang telah lalu.” Muttafaq ‘alaih.

6. Memperbanyak dzikir dan do’a

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa terdapat doa yang tidak akan tertolak yaitu doa ketika berbuka puasa.” HR. Ibnu Majah. (pesan sponsor: penulis sangat menyukai hadits ini ^_^).

Abu Hurairah meriwayatkan dari Rasululah saw: “Tiga doa yang tidak tertolak yaitu. doa seorang imam yang adil, doa orang yang berpuasa ketika berbuka, dan doa orang yang dizalimi.” HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah

7. Sedekah

Rasulullah saw bersabda: “Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” HR. Tirmidzi. Namun demikian, saya pernah membaca bahwa hadits ini dhoif, silahkan di-recheck lebih lanjut.

Rasulullah juga bersabda: “Siapa saja yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti orang puasa yang diberinya dan tidak akan berkurang sedikitpun.” HR. Ahmad, Tirmidzi

Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja yang memberi makan dan minum dari yang halal kepada orang yang puasa maka para malaikat akan mendoakannya sepanjang hari Ramadhan dan malaikat jibril akan mendoakannya pada malam lailatul Qadr.” HR. Thabrani

8. Bersungguh-sungguh di 10 Malam Terakhir

Bersungguh sungguh pada 10 malam terakhir bertujuan untuk mendapatkan malam lailatul qadr. Adapun Rasulullah mencontohkannya dengan melakukan i’tikaf.
Demikianlah Hal-hal yang dianjurkan bagi orang yang berpuasa, semoga bermanfaat bagi kita semua.

– – –

Aquulu li qauli haadza, nuun, wal qalami wa maa yasthuruun, wassalam.

Marhaban yaa Ramadhan 1431 H: Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Jakarta Selatan, 1 Ramadhan 1431 H / 11 Agustus 2010

Marhaban yaa Ramadhan 1431 H: Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Bismillahirrahmanirrahim

Hamdalah wa syukrillah, Allah telah memberikan kepada kita kesempatan dan kesehatan untuk dapat berjumpa kembali dengan bulan yang mulia, bulan Ramadhan. Bulan suci ramadhan kali ini jatuh pada tanggal 11 Agustus 2010 masehi. Sekitar seminggu sebelumnya daerah kostan saya di karet telah mulai dipasangi spanduk-spanduk sambutan terhadap bulan suci ini sehingga menambah ghirah dan syi’ar kaum muslimin dan muslimat di lingkungan kostan saya.

Berpuasa di bulan suci ramadhan merupakan suatu kewajiban bagi semua muslim yang telah baligh. Selain berpuasa, aktivitas-aktivitas ibadah lainnya juga menjadi istimewa dikarenakan perolehan pahala yang lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya. Itulah mengapa Rasulullah Muhammad saw. pun meningkatkan ibadahnya di bulan yang penuh rahmat ini. Seluruh aktivitas ibadah tersebut bertujuan untuk mencapai prestasi tertinggi, yaitu mencapai derajat taqwa. Sebagaimana firman Allah didalam surah Al-Baqarah ayat 183:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu BERTAQWA”

Agar mencapai derajat taqwa, maka kita perlu mengetahui apa saja keutamaan-keutamaan dibulan suci ini sehingga kita dapat merencanakan dan membuat target harian ibadah-ibadah kita.

Pertama-tama yang kita perlukan adalah menancapkan niat ke dalam hati bahwa kita berniat berpuasa dan beribadah di bulan suci ini hanya semata-mata karena Allah swt. Kedua, mencari ilmu tentang keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan yang dapat kita peroleh dari berbagai media seperti artikel di internet/blog, kajian-kajian di televisi, bulletin di kampus, atau buku mini panduan ramadhan yang diberikan gratis oleh kantor tempat kita bekerja (seperti di kantorku sekarang).

Keutamaan-keutamaan bulan suci ramadhan diantaranya dapat kita ketahui melalui firman Allah di dalam al-Quran maupun sabda Rasul sebagai berikut:

1. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan syaitan dibelenggu

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Apabila datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu” HR. Bukhari-Muslim.

Rasul juga bersabda: “Bila datang malam pertama Ramadhan, maka setan-setan dan jin-jin dipenjara, pintu-pintu neraka ditutup sehingga tidak satupun yang terbuka, pintu-pintu surga dibuka sehingga tidak satupun yang tertutup, dan para malaikat memanggil, ‘wahai para pemburu kebaikan sambutlah (kedatangan bulan Ramadhan) dan wahai para pendurhaka, kurangilah berbuat maksiat. Allah swt membebaskan orang-orag yang beriman dari pedihnya siksa neraka dan hal itu berlangsung setiap malam“. HR. Tirmidzi.

Jika setan-setan dibelenggu, maka tidak ada yang akan menggoda kita untuk berbuat maksiat. Sehingga peluang berbuat kebaikan akan lebih tinggi :).

2. Diampuni dosanya yang telah lalu

Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala (dari Allah swt) maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu“.

Wah, hebat yaa… aku sendiri memiliki begitu banyak dosa, baik dalam hal mendzolimi diri sendiri apalagi mendzolimi orang lain. Heheh… afwan yaa bagi yang pernah terdzolimi oleh saya..

3. Lailatul qadr

Di bulan suci Ramadhan inilah terdapat satu malam yang lebih baik dari malam seribu bulan, malam ini disebut dengan malam lailatul qadr. Allah berfirman:

Sesungguhnya kami telah menurunkannya (alQuran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? malam kemuliaan itu lebih baik dari malam seribu bulan. Pada malam itu para malaikat dan malaikat jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar“. Al-Qadr: 1-5.

Adapun rasul mengenai lailatul qadr ini bersabda: “Siapa saja yang bangun pada lailatul qadr dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah swt, dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni. Dan siapa saja yang melakukan puasa dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah swt dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni“. HR. Bukhori.

Nah pembaca yang budiman, itulah uraian singkat yang disertai dengan dalil mengenai keutamaan-keutamaan bulan suci Ramadhan. Semoga keutamaan-keutamaan tersebut dapat memicu kita untuk bersemangat menyambut bulan penuh berkah ini. Amiiin.

Pada kesempatan berikutnya, insyaAllah saya akan membahas tentang hal-hal yang dianjurkan didalam bulan suci Ramadhan ini. See you!! ^ ^

– – –

Aquulu li qauli hadzaa.. nuun, wal qalami qa maa yashthuruun. Wassalamu ‘alaykum warahmatullah wabarakatuh.