Membangun keluarga yang prestatif & memiliki integritas

Bismillahirrahmanirrahim

Membangun Keluarga Prestatif & Berintegritas

Sedikit orang yang dapat menemukan kelebihannya dan mengasahnya sehingga ia dapat menjadi the right person in the right time and in the right place. Maka beruntunglah jika anda termasuk orang-orang yang sedikit ini. Saya sendiri sedang berusaha agar termasuk ke dalam kelompok yang sedikit ini dengan mengenal diri lebih baik serta berusaha lebih baik sehingga dapat lebih bermanfaat bagi diri, keluarga, agama, bangsa, dan negara.

Berbekal pengalaman diri, kedepannya, saya ingin anak-anak saya kelak terarah dengan lebih baik dari segi pendidikan maupun ketaqwaan serta dapat mengenali kemampuan serta bakat mereka lebih baik dan lebih dini dari saya. Saya ingin mereka pergi ke sekolah-sekolah terbaik di Indonesia maupun di dunia. Saya ingin mereka mendapatkan lingkungan terbaik, terbaik menurut definisi saya karena memilih tetangga harus lebih dulu dibanding memilih tempatnya, demikian sabda Rasul. Kembali ke masa depan anak, ini berarti sebagai orang tua kita harus mempersiapkan segalanya. Baik dari segi keuangan, strategi, perencanaan pendidikan, maupun persiapan mental dan iman anak dikala dekat maupun jauh dari orang tua. Namun saya pun tidak keberatan bahkan senang jika mereka tetap bisa berada di dekat saya.

Anak kita akan memiliki zaman yang berbeda dengan yang kita alami. Mereka akan menghadapi tantangan yang berbeda, mungkin sama tetapi berbeda versi atau mungkin malah lebih ribet. Maka dari itu, yang perlu kita persiapkan adalah hal-hal yang bersifat fundamental. Hal yang bersifat mendasar ini menurut saya ada 4 yaitu mempersiapkan aqidah, ilmu, akhlak kepada diri sendiri, serta akhlaknya kepada orang lain.

Dengan aqidah, kemanapun mereka pergi, mereka akan senantiasa memiliki pegangan yang kuat, prinsip yang kukuh dan dapat memfilter hal yang baik dan tidak baik.

Dengan ilmu, yaitu pendidikan, mereka dapat berkompetisi sesuai dengan bidang keahlian mereka masing-masing. Ali bin Abi Thalib, sahabat yang mana rasul bersabda tentangnya, “Jika aku adalah gudang ilmu, maka Ali adalah pintunya” berkata, “Sebaik-baik warisan adalah ilmu”. Ilmu akan menjadi kendaraan untuk mereka mencapai cita-cita.

Dengan akhlak kepada diri sendiri, mereka akan dapat menghargai diri mereka sendiri. Berupaya mengenal diri mereka, kelemahan dan kekuatan yang merupakan titipan Allah. Memotivasi diri mereka sendiri dalam kondisi apapun. Membisikkan kata-kata positif kedalam diri mereka sendiri. Membangun kualitas dan integritas diri. Menganggap ujian sebagai tangga menuju diri yang lebih baik laeknya jerih payah kerang untuk menghasilkan mutiara.

Sedangkan dengan akhlak kepada orang lain, mereka akan memiliki kepekaan serta kemampuan untuk bersosialisasi dengan orang lain dari berbagai kalangan. Mereka dapat berkomunikasi, menyampaikan pikiran atau pendapat, mendengarkan pendapat orang lain, meramu diskusi menjadi keputusan yang tepat, mampu merasakan kepedihan orang lain terutama sesama muslim, menolong murni karena keikhlasan karenaNya dan tanpa tendensi, mampu mengambil tindakan yang tepat dengan penuh pertimbangan. Dengan akhlak kepada orang lain, semoga mereka dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lain.

Semoga hal ini dapat terwujud. InsyaAllah.

Semoga kelak kita bisa menjadi orang tua yang bertanggung jawab bagi anak-anak kita dan diberi kemudahan untuk mempertanggungjawabkan mereka dihadapanNya kelak. Amin.

Wassalam.

2 thoughts on “Membangun keluarga yang prestatif & memiliki integritas

  1. mendidik anak ada seninya. Butuh banyak belajar dari orang yang ahli. apa ikut seminar, baca buku, tanya2 orang. Karena kebaikan tiidak akan sampai bila caranya tidak tepat.

  2. iya betul ukhti.. segala sesuatu ada seninya tersendiri dan kita harus terus belajar.. saya pernah mengikuti seminar yg mana slh satu alumni ITB yg sudah senior mengatakan “never stop learning…learning…learning…” saya setuju dg itu…kita harus senantiasa menjadi pembelajar sejati baik dari institusi formal maupun dari institusi yang bernama kehidupan.. selamat belajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s